Tentang SMAN 8 Bekasi

SMA Negeri 8 Bekasi berawal dari sebuah sekolah filial (kelas jauh) dari SMA Negeri 3 Bekasi. Pada saat itu yang menjabat sebagai Kepala Sekolah adalah Drs.H. Amir Syarifudin. Berdasarkan Surat Rekomendasi Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bekasi Nomor: 421.3/5123/Bappeda tanggal 25 September 1996 dan Siteplan yang dieluarkan oleh Kepala Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan Kabupaten Bekasi Nomor: 6531001/D.TK.TB/1996 tanggal 31 Oktober 1996 maka dibangunlah sepuluh ruang kelas hasil swadaya masyarakat. Lokasi sekolah ini di wilayah Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan. Sedangkan lahan yang tersedia merupakan fasilitas sosial/umum dari Perumahan Cendana seluas 6430 m2 yang sebelumnya dipergunakan sebagai tempat pembuangan sampah warga sekitar. Pada tanggal 5 Oktober 1996 gedung SMU Negeri 3 Filial Bekasi diresmikan penggunaannya oleh Koordinator Administrasi (Kormin) Kanwil Depdikbud Jabar yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum (Dikmenum). Pembangunan gedung baru selesai seluruhnya pada bulan Agustus 1998 dan mulai dipergunakan pada tanggal 5 Oktober 1998.

Pada awal diselenggarakannya kegiatan belajar mengajar, Kepala Sekolah pada waaktu itu menunjuk beberapa personil untuk melaksanakan kegiatan. Pada saat itu ditunjuk Drs. Encu Hermana sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Sedangkan untuk operasional kegiatan shari-hari ditunjuk Dra. Hayati Rachdianti sebagai Koordinator kelas pagi dan Dra. Winny Pertiwiningsih sebagai koordinator kelas siang.

Pada bulan Desember 1998, Kepala SMU Negeri 3 Bekasi dijabat oleh Drs. Suganda AR. Pada masa ini SMU Negeri 3 Filial dikembangkan menjadi 2 filial yaitu Filial 1 menempati 3 lokasi: (i) di SMUN 3 Filial Pekayon, (ii) di SD Negeri Pekayon Jaya V dan (iii) di SD Negeri Delta Pekayon. Sedangkan Filial 2 menempati SD Negeri Pekayon Poncol. Untuk pelaksanaan tugas sehari-hari ditunjuk sebagai pelaksana harian Drs. Adang Suaefi di SMU Filial 1 dan Drs. Cecep Harry Tholib di SMU Filial 2.

Pada bulan September 2000 terjadi mutasi dan rotasi kepala sekolah. Kepala SMUN 3 Bekasi pada waktu itu dijabat oleh Drs. Ateng Amas,MM,MBA. Usaha yang dilakukan kepala sekolah beserta staf pada periode ini adalah efisiensi proses kegiatan pendidikan terutama di SMUN 3 Filial.

Berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas RI No. 046/O/2001 tentang Pembukaan dan Penegerian Sekolah, SMUN 3 Filial Bekasi diputuskan menjadi SMU Negeri 8 Kota Bekasi. Bersamaan dengan dinegerikannya sekolah filial, otonomi daerah mulai diberlakukan. Dan bersamaan itu pula diadakan mutasi/rotasi kepala sekolah. Pada tanggal 14 Juni 2001 dilaksanakan penegerian sekolah-sekolah filial di Bekasi yang bertempat di SLTPN 25 Kota Bekasi. Untuk mengelola sekolah-sekolah yang baru dinegerikan, Walikota Bekasi menunjuk dan mengangkat Bapak Drs. H. Sutoyo Sarimin sebagai Pelaksana Harian Kepala SMU Negeri 8 Bekasi dengan Surat Perintah Nomor: 820/307-Peg/2001.

Seiring dengan pemberlakuan otonomi daerah, rekruitmen pegawai sampai dengan pemensiunan wewenangnya ada di daerah tingkat II, Sesuai dengan kewenangannya itu Walikota Bekasi melalui Surat Keputusan Nomor; 800/Kep.244.Peg/2001 tanggal 10 Juli 2001 mengangkat Drs. Encu Hermana,MM sebagai Kepala SMU Negeri 8 Bekasi. Sedangkan pelantikannya dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bekasi yang saat itu dijabat oleh Drs. H. Oman Hermansyah dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2001 bertempat di SMU Negeri 2 Kota Bekasi.

Pada bulan Juni 2004 terjadi perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja di Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Sesuai dengan perubahan tersebut Drs. Encu Hermana,MM yang menjabat sebagai Kepala SMU Negeri 8 Bekasi ditunjuk dan diangkat oleh Walikota Bekasi sebagai Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Sejak saat itu Bapak Drs. Encu Hermana,MM mendapat tugas baru yang lebih besar di Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Untuk menggantikan Bapak Drs. Encu Hermana,MM, Walikota Bekasi yang saat itu dijabat oleh Bapak H. Akhmad Zurfaih,S,sos mengangkat Ibu Dra. Hj. R Neni Nuraeni sebagai Kepala SMA Negeri 8 Bekasi melalui Surat Keputusan Nomor: 821.9/Kep.18-BKD/VII/2004 tanggal 21 Juli 2004. Pada saat itu Ibu Dra. Hj. R. Neni Nuraeni masih mengajar di SMA Negeri 6 Bekasi dan menjabat sebagai Pelaksana Harian di SMA Negeri 11 Bekasi.

Sejak saat itu SMA Negeri 8 Bekasi dipimpin oleh Ibu Dra Hj. R. Neni Nuraeni,MM. Program yang prioritas dilaksanakan oleh beliau adalah mewujudkan Visi Misi Sekolah yang sebelumnya sudah dirintis oleh kepala sekolah lama. Diantara program yang menjadi prioritas beliau adalah meningkatkan pembangunan sarana fisik sekolah yang belum lengkap, mengubah sekolah yang tadinya tempat sampah menjadi sekolah yang asri dan tertata lingkungannya, juga menjadikan SMA Negeri 8 Bekasi menjadi sekolah yang dilaksanakan 1 shift.

Pada bulan Januari 2008 di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi terjadi mutasi kepala sekolah. Demikian pula di SMA Negeri 8 Bekasi terjadi pergantian kepala sekolah yaitu Ibu Dra. Hj. Neni Nuraeni,MM sebagai kepala SMAN 8 Bekasi beralih tugas ke SMAN 7 Bekasi. Sedangkan yang menjabat kepala SMAN 8 Bekasi saat ini adalah Bapak Drs. Endang Hermansyah,MM yang sebelumnya menjabat Kepala SMAN 10 Bekasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s